Penolakan ini menuai kritik dari presiden AS yang menuding mitra Barat tidak menunjukkan rasa terima kasih setelah puluhan tahun dukungan.
Menteri pertahanan Jerman menanggapi, “Ini bukan perang kami, kami tidak memulainya.”
Pada Selasa, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan negaranya tidak akan terlibat dalam operasi membuka blokade selat, dan hanya akan berpartisipasi dalam koalisi yang menjamin kebebasan navigasi setelah konflik berakhir.
Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, mengatakan kepada CNBC International bahwa kapal tanker mulai melintasi Selat Hormuz, seraya menegaskan pandangan pemerintah AS bahwa konflik Iran diperkirakan berlangsung dalam hitungan pekan, bukan bulan.
Pada Senin, Brent sempat turun 2,8 persen dan WTI melemah 5,3 persen setelah beberapa kapal berhasil melintas.