Serangan itu terjadi hanya beberapa jam setelah militer AS menyatakan berhasil menggagalkan serangan mendadak Iran terhadap pasukan AS di kawasan tersebut.
Di sisi lain, Iran mengklaim telah menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz serta pangkalan militer AS di Yordania.
Di Mesir, ledakan mengguncang pelabuhan pemuatan gas alam di Laut Mediterania. Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, juga melaporkan sebuah kapal penyimpanan terapung milik perusahaan AS di kawasan tersebut terkena serangan pesawat nirawak.
"Pasar kembali dengan cepat memperhitungkan meningkatnya risiko terhadap pasokan energi di kawasan tersebut," kata Partner Again Capital, John Kilduff, dikutip Reuters.
Harga minyak semakin menguat setelah Presiden AS Donald Trump, dalam wawancara dengan Fox News, berjanji akan melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran.