Perang ini hampir menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur yang biasanya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan LNG dunia, yang oleh Badan Energi Internasional (IEA) disebut sebagai gangguan pasokan minyak terbesar sepanjang sejarah.
Sejak perang dimulai, harga minyak Brent telah naik hampir 50 persen, sementara WTI melonjak 41 persen, meskipun kedua kontrak sempat turun lebih dari 2 persen pada Rabu.
Proposal 15 poin AS yang dikirim melalui Pakistan mencakup penghapusan stok uranium yang diperkaya tinggi milik Iran, penghentian pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik, serta pengurangan pendanaan bagi sekutu regional Iran, menurut tiga sumber kabinet Israel yang mengetahui rencana tersebut.
Pejabat senior Iran menyebut proposal itu tidak memenuhi syarat minimum untuk berhasil dan hanya melayani kepentingan AS dan Israel, namun menegaskan diplomasi masih terbuka meski belum ada rencana damai yang realistis.
Di sisi lain, produksi minyak Irak dilaporkan menurun karena tangki penyimpanan mencapai level tinggi dan kritis, menurut tiga pejabat energi Irak.