“Konflik ini, yang seharusnya tidak pernah terjadi, tidak memiliki alasan untuk terus berlanjut,” kata kementerian tersebut.
Di antara sejumlah kesepakatan yang dinantikan pasar dari pertemuan puncak AS-China, Trump mengatakan China ingin membeli minyak dari Amerika Serikat. Ia juga menyebut kemungkinan mencabut sanksi terhadap perusahaan-perusahaan China yang membeli minyak Iran.
“Fokus pasar kembali tertuju pada kebuntuan dan blokade Selat Hormuz, dengan risiko lanjutan berupa eskalasi militer baru,” ujar Founder Vanda Insights, Vandana Hari.
Garda Revolusi Iran mengatakan 30 kapal telah melintasi selat tersebut antara Rabu malam hingga Kamis.
Jumlah itu masih jauh di bawah rata-rata normal sebelum perang yang mencapai 140 kapal per hari, tetapi tetap menunjukkan peningkatan signifikan jika terkonfirmasi.