AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Brent Tembus USD83,7 per Barel

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 12 Januari 2022 10:39 WIB
Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan pagi ini, Rabu (12/1/2022).
Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Brent Tembus USD83,7 per Barel (Dok.MNC Media)
Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Brent Tembus USD83,7 per Barel (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan pagi ini, Rabu (12/1/2022). Minyak mentah berjangka WTI naik 0,22% di USD81,40 per barel, sementara Brent menanjak 0,11% di USD83,72 per barel.

Kenaikan pagi ini memperpanjang reli sebelumnya menyusul prakiraan industri yang menunjukkan ada penurunan stok di Amerika Serikat. Pasar juga diindikasikan masih merangkul aset berisiko, sebagai bentuk adaptasi atas persiapan kenaikan suku bunga dan penyebaran Omicron.

American Petroleum Institute melaporkan bahwa cadangan minyak mentah AS turun sekitar 1 juta barel pekan lalu. Laporan itu juga menunjukkan adanya penurunan minyak mentah di pusat penyimpanan utama di Cushing, Oklahoma, AS.

Reli ini merupakan rekor tertingginya sejak 11 November datang bersamaan dengan kenaikan bahan baku dan menguatnya pasar ekuitas. Diketahui, Gubernur Federal Reserve Jerome Powell berusaha meyakinkan investor bahwa bank sentral dapat mengendalikan inflasi tanpa merusak ekonomi AS.

“Ada banyak faktor baik dari pasokan hingga Omicron. Pasar masih akan tetap ketat untuk sementara waktu," kata Ekonom Oversea-Chinese Banking Corp, Howie Lee, di Singapura, dilansir Reuters, Rabu (12/1/2022).

Pasar masih menanti data inflasi AS yang dirilis Rabu ini waktu AS yang diprediksi bakal naik 7% pada Desember 2021, menurut perkiraan ekonom yang disurvei Bloomberg. 

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD