Sementara itu, Iran memberikan pesan yang lebih beragam. Media pemerintah Iran mengatakan Teheran masih meninjau proposal AS dan belum mencapai kesimpulan, mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei. Tetapi laporan media lain mengutip seorang pejabat Iran yang menggambarkan rencana perdamaian AS sebagai daftar keinginan Amerika.
Menurut CNN, Iran akan memberikan tanggapan mereka kepada para mediator pada Kamis.
Iran Dorong Aturan Baru di Selat Hormuz
Pasar sangat sensitif terhadap perkembangan apa pun seputar Selat Hormuz, titik penting yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak global. Selat tersebut telah ditutup secara efektif oleh Iran sejak awal konflik pada akhir Februari, yang menyebabkan gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
CNN juga melaporkan bahwa Iran telah menetapkan protokol baru untuk kapal tanker yang ingin melintasi selat tersebut, di mana kapal-kapal tersebut perlu mengisi dokumen berjudul "Deklarasi Informasi Kapal" yang telah dilihat oleh CNN. Dokumen tersebut harus diisi atau kapal-kapal tersebut berisiko diserang.
Sementara itu, Wall Street Journal mengatakan Teheran tidak akan mengizinkan AS untuk membuka kembali selat tersebut dengan "rencana yang tidak realistis" dan kemudian keluar dari perang tanpa membayar ganti rugi "atas semua kerusakan yang ditimbulkan pada Iran," mengutip komentar dari pejabat senior Mohsen Rezaei.