“Masih banyak faktor yang bergerak dalam drama ini. Namun pada akhirnya, pembukaan kembali Selat Hormuz secara signifikan tampaknya belum lebih dekat dibandingkan beberapa bulan lalu,” tulis Ritterbusch dalam catatannya, seperti dikutip Reuters.
Trump pada Senin mengatakan negosiasi masih berlanjut dan kesepakatan diperkirakan tercapai dalam sepekan ke depan untuk memperpanjang gencatan senjata yang disepakati pada April serta membuka kembali Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Iran telah bersedia membahas beberapa aspek program nuklirnya yang sebelumnya tidak ingin dinegosiasikan. Namun, ia menegaskan hal itu belum menjamin tercapainya kesepakatan.
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, mengutip sumber yang menyebutkan pertukaran pesan terkait kemungkinan kesepakatan atau nota kesepahaman telah terhenti beberapa hari terakhir. Pesan terakhir yang disampaikan Teheran disebut sebagai “pesan tegas” terkait Lebanon. Iran menuntut penghentian operasi militer Israel terhadap sekutunya, Hezbollah.
Israel pada Selasa tetap melanjutkan serangan ke wilayah selatan Lebanon dalam kampanyenya melawan Hezbollah.