"Investor menaruh harapan pada terobosan dalam perundingan perdamaian pekan ini," kata analis PVM Oil Associates Tamas Varga, seperti dikutip Reuters.
"Beberapa hari lalu, hal itu mungkin masih terdengar seperti gagasan yang sangat jauh dari kenyataan. Namun, ini merupakan langkah ke arah yang benar," ujar Direktur Energy Futures Mizuho Bob Yawger.
Iran telah menyampaikan sejumlah persyaratan kepada mediator untuk kembali terlibat dalam perundingan, menurut laporan Al Jazeera yang mengutip kepala keamanan Iran Mohsen Rezaei.
Di sisi lain, pertempuran di Timur Tengah masih berlanjut. Kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman mengatakan telah menyerang Riyadh serta fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, kota di pesisir Laut Merah.
Kelompok tersebut juga berupaya memutus akses pesisir Laut Merah dari wilayah yang masih dikuasai pasukan yang didukung Arab Saudi.