Harga CPO Malaysia kembali menguat pada perdagangan Selasa, melanjutkan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut.
Penguatan ini sejalan dengan naiknya harga minyak nabati pesaing, meski kenaikan tertahan oleh ekspektasi peningkatan produksi.
Kontrak berjangka CPO acuan pengiriman Juli di Bursa Malaysia Derivatives Exchange 0,44 persen menjadi 4.518 ringgit Malaysia per ton pada jeda perdagangan siang. Sepanjang sesi, harga sempat menguat hingga 1,04 persen.
Kenaikan harga didorong oleh spread yang lebih menarik dibandingkan minyak nabati lain.
Namun, pelaku pasar masih mencermati data produksi dari pabrik-pabrik di Semenanjung Malaysia, yang berpotensi menahan penguatan lebih lanjut.