Di pasar lain, kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 0,91 persen, sementara kontrak minyak sawitnya melonjak 1,66 persen.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga tercatat menguat 0,25 persen.
Pergerakan harga CPO memang cenderung mengikuti tren minyak nabati pesaing, mengingat persaingan ketat dalam pasar minyak nabati global.
Sementara itu, lembaga riset Fitch Group melalui BMI mempertahankan proyeksi harga rata-rata CPO tahun ini di level 4.300 ringgit per ton.
Dalam jangka pendek, arah harga dinilai sangat dipengaruhi perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.