Analis Galaxy Futures mengatakan, dikutip Dow Jones Newswires, Selasa (6/1), ketidakpastian seputar tarif Amerika Serikat (AS) telah mengalihkan volume besar kontrak impor jangka panjang ke AS, sehingga memperketat pasokan di wilayah lain.
Permintaan dari sektor penyimpanan energi dan kecerdasan buatan (AI) terus mendorong kenaikan harga, tanpa tanda-tanda pembalikan arah yang berpotensi memicu koreksi.
Sementara itu, kata analis Galaxy, prospek arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), dukungan kebijakan dari China, serta likuiditas yang melimpah menopang penguatan harga tembaga dalam jangka panjang. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.