Namun, kebijakan tersebut belum menjawab pertanyaan utama mengenai tarif tembaga yang selama ini memicu dislokasi pasar antarwilayah.
“Ketidakpastian tarif kemungkinan tetap mendukung sentimen pasar,” ujar analis ING Economics, seperti dikutip Reuters.
Premi harga tembaga COMEX terhadap LME kembali melebar, sehingga pengiriman logam ke gudang-gudang di AS masih menarik secara ekonomi.
Di sisi lain, diskon harga tembaga tunai LME terhadap kontrak tiga bulan juga menyempit, mengindikasikan pasokan jangka pendek yang semakin ketat.
Perhatian pasar juga tertuju ke Timur Tengah setelah Lebanon mengumumkan gencatan senjata parsial antara Hezbollah dan Israel. Meski demikian, pertempuran masih berlanjut di wilayah selatan Lebanon.