sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

HGII Bidik Pembiayaan Hijau usai Ditetapkan sebagai IDX Green Equity

Market news editor Rahmat Fiansyah
29/08/2026 05:00 WIB
PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi memperoleh Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi memperoleh Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari BEI. (Foto: Ist)
PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi memperoleh Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari BEI. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi memperoleh Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Capaian ini diharapkan perseroan dapat membuka akses terhadap pembiayaan berbasis hijau (green financing).

HGII menjadi satu dari tiga perusahaan tercatat yang memperoleh penetapan tersebut dalam peluncuran perdana kebijakan saham berbasis hijau BEI. Selain HGII, saham lainnya masuk dalam kategori green equity adalah PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), sedangkan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) masuk dalam kategori green equity transition.

Direktur Utama PT Hero Global Investment Tbk, Robin Sunyoto mengapresiasi keputusan BEI atas penetapan saham berbasis hijau terhadap  HGII.

"HGII berterima kasih atas pengakuan IDX Green Equity Designation ini, sebagai satu dari hanya tiga perusahaan tercatat pada peluncuran perdana ini," ujar Robin dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).

Selain meningkatkan kredibilitas dan transparansi, Robin berharap status IDX Green Equity Designation juga dapat membuka akses pendanaan berkelanjutan yang lebih luas.

"Ke depan, status ini akan membuka akses HGII terhadap instrumen pendanaan yang lebih kompetitif, sekaligus meningkatkan transparansi bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Robin.

Perseroan berharap penetapan tersebut dapat membuka opsi green financing yang lebih luas, termasuk melalui penerbitan green bond dan green loan. Status saham hijau itu juga diharapkan meningkatkan visibilitas HGII di mata investor domestik maupun internasional yang berorientasi pada investasi berkelanjutan.

HGII merupakan emiten yang bergerak di bidang energi terbarukan di mana seluruh pendapatan, belanja modal (capital expenditure/capex), dan belanja operasional (operating expenditure/opex) tergolong sebagai aktivitas ekonomi hijau sesuai dengan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Kebijakan IDX Green Equity Designation merujuk pada Green Equity Principles dari World Federation of Exchanges (WFE) serta TKBI yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00110/BEI/07-2026 pada 31 Juli 2026.

Menurut Robin, kegiatan usaha HGII yang sepenuhnya bergerak di bidang energi terbarukan sejalan dengan aktivitas hijau dalam TKBI.

"Kami bergerak penuh di bidang energi terbarukan, tentu aktivitas hijau sesuai Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia ini merupakan wujud nyata kontribusi perseroan untuk mendukung Indonesia menuju Net Zero Emission 2060," katanya.

Dalam proses penetapan, HGII menjalani tahapan piloting yang mencakup asesmen terhadap aktivitas usaha, keselarasan dengan taksonomi hijau, serta penyiapan dokumen pendukung.

S&P Global Ratings bertindak sebagai penyedia reviu eksternal dalam proses tersebut. Reviu independen dilakukan untuk memastikan kontribusi aktivitas usaha HGII terhadap ekonomi hijau memenuhi kriteria dan standar yang kredibel serta sejalan dengan praktik internasional.

"Reviu independen oleh S&P Global Ratings memastikan klaim hijau kami dapat diverifikasi, sehingga investor dapat mengambil keputusan dengan keyakinan yang lebih tinggi terhadap profil keberlanjutan HGII," ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement