AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Hingga Kuartal III-2021, Pendapatan Indofarma (INAF) Meroket 99 Persen

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Senin, 01 November 2021 15:15 WIB
PT Indofarma Tbk (INAF) mencetak penjualan bersih sebesar Rp1,49 tiliun naik 99,91 persen.
PT Indofarma Tbk (INAF) mencetak penjualan bersih sebesar Rp1,49 tiliun naik 99,91 persen. (Foto: MNC Media)
PT Indofarma Tbk (INAF) mencetak penjualan bersih sebesar Rp1,49 tiliun naik 99,91 persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Indofarma Tbk (INAF) mencetak penjualan bersih sebesar Rp1,49 tiliun naik 99,91 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp749,25 miliar. Sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 2,82 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (1/11/2021), beban pokok penjualan tercatat Rp 1 triliun hingga kuartal III 2021. Beban pokok penjualan ini naik 76,94 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 565,74 miliar.

Dengan demikian, laba bruto tumbuh 170,71 persen menjadi Rp 496,78 miliar hingga kuartal III 2021. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan mencatat laba bruto Rp 183,50 miliar.

Perseroan mencatat beban penjualan naik dari Rp 95,94 miliar hingga September 2020 menjadi Rp 115,84 miliar hingga September 2021. Beban umum dan administrasi naik dari Rp 75,24 miliar hingga September 2020 menjadi Rp 115,84 miliar hingga September 2021.

Laba usaha perseroan naik 599,26 persen menjadi Rp 48,48 miliar hingga September 2021. Pada periode sama tahun sebelumnya Rp 6,93 miliar.

Melihat kondisi itu, PT Indofarma Tbk membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 2,82 miliar. Kondisi ini berbeda dari kuartal III 2020 yang rugi Rp 18,88 miliar. Laba per saham menjadi 0,91 hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya rugi 6,09.

Total liabilitas naik menjadi Rp 1,90 triliun hingga September 2021 dari periode Desember 2020 sebesar Rp 1,28 triliun. Total ekuitas naik menjadi Rp 433,16 miliar hingga September 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 430,32 miliar.

Total aset naik menjadi Rp 2,33 triliun hingga kuartal III 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 1,71 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 350,54 miliar hingga September 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 158,17 miliar. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD