Secara sektoral, BRI Danareksa mempertahankan pandangan overweight terhadap sektor pertambangan logam. BRI Danareksa juga memiliki pandangan taktis overweight terhadap INCO dan MBMA relatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Dari sisi valuasi, sekuritas tersebut menetapkan target harga ANTM sebesar Rp4.400 dengan P/E 11,0 kali.
Target harga INCO berada di Rp8.000 dengan P/E 11,6 kali, NCKL Rp1.300 dengan P/E 5,3 kali, dan MBMA Rp880 dengan P/E 18,0 kali. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.