AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

IHSG Alami Koreksi, Analis Ingatkan Pengaruh Sentimen Luar Negeri

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 19 Oktober 2021 16:13 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi, melemah -2,770 poin (-0,04%) di level 6.655,999 pada perdagangan Selasa (19/10/2021).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi, melemah -2,770 poin (-0,04%) di level 6.655,999 pada perdagangan Selasa (19/10/2021). (Foto: MNC Media)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi, melemah -2,770 poin (-0,04%) di level 6.655,999 pada perdagangan Selasa (19/10/2021). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi, melemah -2,770 poin (-0,04%) di level 6.655,999 pada perdagangan Selasa (19/10/2021).

Pelemahan sore ini masih membawa IHSG berada d zona hijau dalam sepekan (2,62%), sebulan (9,82%), dan secara year to date (11,32%).

Kendati dibuka menguat di 6.665,719, dan melesat ke titik 6.677,597, IHSG tak mampu melanjutkan tren penguatannya hingga akhirnya merosot di bawah penutupan kemarin.

Adapun 262 emiten melemah, 247 menguat, dan 149 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp13,8 triliun dari 24,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Technical Analyst NH Korindo Sekuritas Dimas Pratama mengatakan bahwa koreksi hari ini masih bersifat wajar mengingat pelemahan indeks terjadi masih di area konsolidasi.

Dimas membaca masih ada penguatan lebih lanjut, tetapi memperingatkan investor atas sejumlah sentimen luar negeri.

"Kalau kita lihat perdagangan hari ini saya pikir kita masih berada di area konsolidasi," kata Dimas dalam 2nd Session Closing, Selasa (19/10/2021).

Membaca tren pergerakan indeks, Dimas menganalisa bahwa indeks masih berada di fase penguatannya, kendati perlambatan ekonomi China masih menjadi hambatan bagi sejumlah indeks di kawasan Asia.

"Secara teknikal IHSG masih di posisi strong bullish, resisten terdekat ada di 6.700, memang koreksi terjadi mengingat ada sentimen dari perlambatan ekonomi China yang masih dikhawatirkan oleh para investor," lanjutnya.

Dirinya mengharapkan menjelang laporan keuangan perusahaan pada kuartal ketiga 2021 dapat memberi angin segar bagi pergerakan indeks untuk melanjutkan penguatannya.

"Harapannya menjelang laporan keuangan di kuartal ketiga ini bisa kembali menggerakkan indeks di mana ada potensi kenaikan kembali," tandasnya.

Seperti diketahui, sepanjang transaksi sore ini, akumulasi pembelian investor asing tercatat mencapai Rp513,38 miliar, terdiri dari pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp654,14 miliar, dan penjualan bersih di pasar negosiasi-tunai sebanyak Rp140,76 miliar.

Berbeda dari IHSG, sejumlah indeks di kawasan Asia lainnya terpantau menguat, seperti: N225 (0,65%), HSI (1,49%), SSEC (0,70%), STI (0,74%), dan KS11 (0,74%). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD