Jika harga minyak menembus USD100 per barel, tekanan terhadap pasar berpotensi berlanjut.
Begitu pula jika rupiah melemah tajam, risiko arus keluar dana asing (capital outflow) bisa meningkat.
Untuk trader jangka pendek, pendekatan defensif lebih disarankan. Hindari masuk saat kepanikan di awal perdagangan, tunggu pembentukan basis harga (base), ambil keuntungan secara realistis, dan tetap disiplin membatasi risiko dengan cut loss.
“Kesimpulannya, saat market terkoreksi dalam, pendekatan terbaik adalah disiplin, selektif, dan fokus pada manajemen risiko,” demikian kata BRI Danareksa. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.