AALI
10000
ABBA
292
ABDA
0
ABMM
0
ACES
1375
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
885
ADMF
7600
ADMG
198
ADRO
2300
AGAR
350
AGII
1445
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
835
AKSI
740
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
240
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
511.28
0.3%
+1.55
IHSG
6706.98
0.2%
+13.58
LQ45
955.77
0.3%
+2.82
HSI
24320.47
-0.26%
-62.85
N225
28365.05
0.86%
+240.77
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
835,465 / gram

IHSG Diprediksi Menguat ke 6.150 Hari Ini, Ini Deretan Saham yang Layak Dipantau

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Senin, 13 September 2021 07:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini.
IHSG Diprediksi Menguat ke 6.150 Hari Ini, Ini Deretan Saham yang Layak Dipantau. (Foto: MNC Media)
IHSG Diprediksi Menguat ke 6.150 Hari Ini, Ini Deretan Saham yang Layak Dipantau. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. Indeks diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga 6.059-6.150.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG berhasil mengonfirmasi whipsaw di level MA200 dan memberikan signal rebound pada trend positif menuju resistance upper bollinger bands.

"Momentum indikator RSI dan Stochastic menjenuh pada area dekat oversold dengan pergerakan mendatar indikator MACD memberikan signal volatilitas harga dalam bergerak terkonsolidasi masih membebani. Sehingga secara teknikal IHSG berpeluang menguat dengan support resistance 6.059-6.150," ujar Lanjar dalam risetnya, Senin (13/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya: AGII, BBRI, BBNI, ERAA, IMAS, SMGR, TINS, TPIA.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 26,65 poin atau 0,44 persen ke level 6.094 dengan pergerakan yang optimis sepanjang perdagangan. Indeks sektor Material Dasar (+1.82%) dan Transportasi (+0.99%) memimpin penguatan indeks sektoral.

Secara mingguan IHSG turun 0.52% namun rata-rata volume transaksi harian meningkat sebesar 6.75%. Aksi jual investor yang dialami pada pekan lalu akibat aksi tunggu taper tantrum the Fed menjadi salah satu faktor.

Leader:
ARTO, TPIA, BBRI, BBHI, EMTK

Laggard:
BMRI, BBCA, DCII, TLKM, UNTR

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi turun di awal pekan karena risiko pemulihan ekonomi yang lebih lambat dari pandemi di tengah peningkatan sentimen yang melemahkan inflasi. Saham AS pekan lalu mencatat penurunan terbesar sejak pertengahan Juni karena kehati-hatian investor atas tantangan pembukaan kembali ekonomi yang disorot oleh strain virus delta.

Pembaruan harga konsumen AS minggu ini akan menjadi bahan perdebatan investor ditengah rencana taper tantrum the Fed. Ketegangan Perdagangan antara AS dan China juga akan kembali menjadi sorotan investor setelah pemerintah AS mempertimbangkan penyelidikan baru terhadap subsidi China.

Sementara itu, sejumlah data ekonomi penting China akan menunjukkan pertumbuhan yang melemah. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi tertekan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD