Pasar saat ini juga menantikan keputusan suku bunga acuan BI-Rate pekan ini yang diperkirakan naik 25 basis poin guna menopang stabilitas rupiah.
Dari eksternal, pergerakan bursa saham Amerika Serikat cenderung melemah terbatas. Indeks Nasdaq turun 0,51 persen, sedangkan S&P 500 terkoreksi 0,07 persen pada perdagangan 18 Mei 2026.
Pelaku pasar global kini menanti laporan keuangan NVIDIA untuk mengukur keberlanjutan reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI) di Wall Street.
Sementara itu, konflik di Timur Tengah juga masih menjadi perhatian pasar. Amerika Serikat dan Iran disebut masih melakukan revisi proposal untuk mengakhiri perang.
Presiden Donald Trump dilaporkan menunda rencana serangan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5/2026).