IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,36 persen ke level 9.010 pada perdagangan, Rabu (21/1/2025).
Dikutip dari riset MNC Sekuritas Kamis (22/1/2025), posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iv] dari wave 5, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 8.710-8.887.
Adapun area penguatan IHSG diperkirakan menguji 9.026-9.054. Sedangkan upport: 8.956, 8.905 dan resistance: 9.120, 9.192
Berikut saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas:
ENRG - Spec Buy
ENRG menguat 0,98 persen ke Rp1.550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan ENRG pun belum mampu break MA20. Selama masih mampu bertahan di atas Rp1.515 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave [b] dari wave 4.
Spec Buy: Rp1.520-1.545
Target Price: Rp1.580, 1.655
Stoploss: below Rp1.515
IMPC - Buy on Weakness
IMPC menguat 1,72 persen ke Rp3.550 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung mengecil. Diperkirakan posisi IMPC sedang berada di awal wave 5 dari wave (5).
Buy on Weakness: Rp3.480-3.530
Target Price: Rp3.640, 3.870
Stoploss: below Rp3.430
MBMA - Buy on Weakness
MBMA menguat 1,30 persen ke Rp780 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama MBMA masih mampu berada di atas Rp735 sebagai stoplossnya, maka posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (iii).
Buy on Weakness: Rp745-775
Target Price: Rp825, Rp880
Stoploss: below Rp735
BMRI - Sell on Strength
BMRI terkoreksi 0,70 persen ke Rp4.990 dan disertai dengan munculnya volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Diperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, sehingga BMRI masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang Rp4.460-4.750.
Sell on Strength: Rp5.000-5.050
(kunthi fahmar sandy)