AALI
9900
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1495
ACST
284
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1095
ADMF
8225
ADMG
164
ADRO
1190
AGAR
444
AGII
1160
AGRO
1020
AGRO-R
0
AGRS
316
AHAP
78
AIMS
292
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
460
AKRA
3180
AKSI
0
ALDO
750
ALKA
242
ALMI
226
ALTO
306
Market Watch
Last updated : 2021/04/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
480.63
-0.56%
-2.73
IHSG
6059.35
-0.44%
-26.91
LQ45
903.18
-0.49%
-4.49
HSI
29222.70
0.87%
+252.99
N225
29795.46
0.38%
+112.09
NYSE
16186.29
0.43%
+69.49
Kurs
HKD/IDR 1,876
USD/IDR 14,590
Emas
834,726 / gram

IHSG Masih Bergerak Sideways, Cek Analisisnya

MARKET NEWS
Oktiani/Koran Sindo
Rabu, 07 April 2021 17:17 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif sepanjang perdagangan yang berlangsung hari ini, indeks akhirnya ditutup menguat sebanyak 0,56%.
IHSG Masih Bergerak Sideways, Cek Analisisnya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif sepanjang perdagangan yang berlangsung hari ini, indeks akhirnya ditutup menguat sebanyak 0,56% atau naik 33,85 poin di level 6.036,6. Ada sejumlah faktor yang akhirnya mendorong IHSG ke zona hijau.

Sektor pendorong tersebut berasal dari sektor perdagangan (1,31%), sektor infrastruktur (0,90%), dan sektor keuangan (0,73%)

Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Batam, Chris Apriliony, mengatakan, IHSG kembali bertahan naik di atas level 6.000 dengan nilai tukar rupiah yang kembali menguat di bawah Rp14.500.

Dari dalam negeri, inflasi masih terjaga dan distribusi vaksin berjalan cukup baik sehingga diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi tahun ini.

"Pergerakan indeks hari ini bergerak kurang lebih cukup sideways dalam satu minggu belakang ini. Kemarin juga kalau kita lihat dari sisi yield obligasi Amerika itu menyebabkan rupiah terdepresiasi hingga di atas Rp14.500," ujarnya pada closing market IDX Channel, Rabu (7/4/2021).

Dia menuturkan, belakangan imbal hasil obligasi Amerika Serikat mulai turun. Selain itu komoditas juga mulai menguat sehingga rupiah bisa kembali menguat di bawah Rp14.500. Hal ini yang menyebabkan indeks masih bertahan di level 5.900-6.000.

"Secara jangka pendek sampai akhir minggu ini IHSG cenderung akan sideways berada pada area 6.058 sampai area 5.971," tuturnya. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD