sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Rawan Volatil, Waktunya Investor Lakukan Selective Buying

Market news editor Rohman Wibowo
21/09/2026 08:51 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih tertahan dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan volatil pada perdagangan sepekan ke depan.
IHSG Rawan Volatil, Waktunya Investor Lakukan Selective Buying. (Foto Istimewa)
IHSG Rawan Volatil, Waktunya Investor Lakukan Selective Buying. (Foto Istimewa)

"Eksposur MAPI terhadap bisnis ritel dan konsumsi dapat menjadi katalis apabila sentimen domestik dan ekspektasi terhadap daya beli masyarakat mulai membaik. Sementara itu, karakter bisnis MTEL yang relatif defensif dapat menjadi penyeimbang ketika pasar masih menghadapi tekanan dari faktor makro global," kata Hendra.

Hendra menyematkan rekomendasi trading buy untuk saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan target harga Rp1.650 dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) pada target harga Rp550 per saham.

Kemudian, untuk saham berbasis komoditas, Hendra merekomendasikan speculative buy pada PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target harga Rp5.200 seiring ekspektasi hilirisasi nikel, dengan catatan investor wajib menerapkan manajemen risiko yang disiplin.

Peluang trading buy juga disematkan pada PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan target harga Rp580 per saham guna menangkap momentum pergerakan saham mineral.

Hendra menambahkan, investor diimbau menahan diri dari tindakan spekulatif yang agresif mengejar harga saat bursa sedang mengalami kenaikan sesaat. Pendekatan akumulasi bertahap saat terjadi pelemahan harga menjadi strategi yang lebih rasional untuk mengantisipasi volatilitas arus modal internasional.

"Secara keseluruhan, saya melihat pekan depan bukan momentum untuk mengejar kenaikan IHSG secara agresif, melainkan fase untuk melakukan selective buying. Selama foreign net sell masih besar dan ketidakpastian suku bunga global serta geopolitik masih tinggi, strategi yang lebih tepat adalah fokus pada saham-saham dengan katalis kuat dan memanfaatkan koreksi sebagai peluang akumulasi," ujar Hendra.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement