Jika ketidakpastian mereda dan IHSG mampu rebound, William melihat peluang penguatan kembali ke area atas.
“Kalau nanti semuanya aman dan IHSG berhasil rebound, target-target di atas seperti 7.400 dan semua gap yang terbentuk dari Januari itu bisa jadi target penguatan berikutnya,” katanya.
Dia juga menilai sentimen geopolitik, termasuk konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran, belum memberikan dampak signifikan terhadap IHSG.
“Dari kami seperti itu, karena tidak terlihat efek signifikan dari perang AS-Iran, sentimen perang sendiri efeknya tidak besar,” ujar dia.
Sebagai perbandingan, William mencontohkan konflik Rusia-Ukraina yang berlangsung sejak 2022 tidak menghalangi IHSG mencetak rekor tertinggi.