Sementara itu, apabila penurunan IHSG berlanjut hingga lebih dari 20 persen, BEI akan melakukan trading suspend. Dalam kondisi ini, penghentian perdagangan dapat berlaku hingga akhir sesi perdagangan hari tersebut.
Trading suspend juga dapat diperpanjang hingga lebih dari satu sesi perdagangan, namun dengan catatan harus mendapatkan persetujuan atau perintah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Diwartakan sebelumnya, analis Goldman Sachs Group Inc memangkas peringkat saham Indonesia menjadi underweight.
Langkah ini diambil seiring peringatan bahwa kekhawatiran MSCI terkait aspek investabilitas berpotensi memicu arus keluar dana lebih dari USD13 miliar (Rp217 triliun) jika pasar Indonesia diturunkan statusnya menjadi pasar frontier.
Melansir dari Bloomberg, bank investasi Wall Street itu memperkirakan, dalam skenario ekstrem ketika Indonesia direklasifikasi dari pasar berkembang (emerging market/EM), dana pasif (passive fund) yang mengikuti indeks MSCI diperkirakan melepas aset hingga USD7,8 miliar (Rp130 triliun)