Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan kondisi ekonomi domestik mulai membaik. BRI Danareksa mencatat indeks PMI Manufaktur Indonesia naik ke level 50,0 pada Mei dari 49,1 pada bulan sebelumnya.
Kenaikan ini menandakan aktivitas manufaktur kembali berada di zona stabil setelah sempat mengalami kontraksi.
Perbaikan juga terlihat dari meningkatnya pesanan baru, yang mengindikasikan permintaan domestik mulai pulih secara bertahap.
Secara teknikal, BRI Danareksa menilai tren IHSG masih bearish. Area support terdekat berada pada kisaran 6.060 hingga 5.960, sementara resistance berada di level 6.200 dan berlanjut ke area 6.290-6.365.
Kendati masih dibayangi tren penurunan, peluang pemantulan teknikal (technical rebound) dinilai tetap terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas level 6.060.