AALI
9900
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1575
ACES
1265
ACST
242
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1070
ADMF
7800
ADMG
199
ADRO
1940
AGAR
322
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
185
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1085
AKRA
4310
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
262
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.97
0.25%
+1.24
IHSG
6619.14
0.23%
+15.34
LQ45
947.28
0.18%
+1.69
HSI
24238.70
1.01%
+241.83
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,698 / gram

Indosat (ISAT) Perpanjang Kerja Sama dengan Hucthison Indonesia

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Kamis, 08 Juli 2021 10:21 WIB
PT Indosat Tbk (ISAT) memutuskan untuk kembali memperpanjang kerja sama dengan provider telepon selular, PT Hutchison Indonesia selaku pemegang merek Tri (3).
Indosat (ISAT) Perpanjang Kerja Sama dengan Hucthison Indonesia. (Foto: MNC Media)
Indosat (ISAT) Perpanjang Kerja Sama dengan Hucthison Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Indosat Tbk (ISAT) memutuskan untuk kembali memperpanjang kerja sama dengan provider telepon selular, PT Hutchison Indonesia selaku pemegang merek Tri (3) di Indonesia. 

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis (8/7/2021), kerja sama ini dituangkan dalam Surat Kesepakatan Bersama yang tidak mengikat atau non-legally binding MoU.

"Merujuk kepada pengumuman dari pemegang saham kami dan keterbukaan informasi kami No. 169/AT0-ATA/LGL/21 tanggal 28 April 2021 sebagaimana terlampir pada surat ini, Surat Kesepakatan Bersama yang tidak mengikat (non-legally binding MoU) yang menjajaki kemungkinan kombinasi bisnis antara PT Indosat Tbk (“Perseroan”) dan PT Hutchison 3 Indonesia akan kembali diperpanjang sampai dengan 16 Agustus 2021," demikian informasi yang diberikan ISAT.

ISAT mengaku perpanjangan dilakukan agar kedua belah pihak memiliki waktu lebih panjang dalam menyelesaikan setiap transaksi yang masih berjalan. Sehingga kedua belah pihak bisa mendapatkan kesepakatan akhir dengan kemungkinan transaksi.

"Hingga dikeluarkan pemberitahuan ini tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, kelangsungan usaha Perseroan. Dapat kami yakinkan bahwa begitu informasi material lebih lanjut sehubungan dengan kemungkinan kombinasi bisnis tersebut ada, maka hal tersebut akan kami sampaikan ke pihak yang berwenang pada waktu yang tepat."

Sebelumnya, terjadi kesepakatan antara dua perusahaan induk sekaligus pemegang saham utama dari PT Indosat Tbk dan PT Hutchison Indonesia, yakni CK Hutchison Holdings Ltd. dari Hong Kong dengan QPSC Ooredoo dari Qatar.

Dua perusahaan itu berencana untuk menggabungkan bisnis telekomunikasi keduanya di Indonesia. CK Hutch sendiri sempat melakukan pembicaraan lanjutan untuk menggabungkan bisnis telekomunikasinya dengan PT Indosat Ooredoo, menurut sumber dikutip Bloomberg, Senin (21/12/2020) lalu.

Ooredoo diketahui memiliki sekitar 65% saham Indosat. Sementara, CK Hutchison Holdings mengoperasikan bisnis telekomunikasinya di Indonesia lewat PT Hutchison 3 Indonesia (3 Indonesia).

Kesepakatan itu akan mencakup penawaran tunai dan saham. Kedua perusahaan nantinya akan menjadi pemegang saham signifikan dalam entitas gabungan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD