IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis demutualisasi dapat menjadi komitmen dalam memantapkan sistem tata kelola sekaligus mendongkrak daya saing di kancah internasional.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, meyakini langkah ini mampu menjadi katalis penting untuk membawa pasar saham Indonesia masuk ke dalam jajaran 10 besar bursa global.
"Persiapan untuk demutualisasi sudah ada. Untuk kebijakannya tentu kami serahkan kepada DPR, OJK, dan pemerintah. Dari seluruh bursa besar di dunia, salah satu yang belum demutualisasi adalah BEI, padahal kita sudah masuk peringkat 20 besar dunia," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Jeffrey menilai bahwa proses demutualisasi ini kelak mampu merombak bursa agar bisa tampil lebih lincah, profesional, dan modern.