Pemerintah berencana membentuk kembali Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil sebagai bagian dari roadmap penguatan industri padat karya.
"Bapak Presiden mengingatkan bahwa kita pernah memiliki BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali. Pendanaan sebesar USD6 miliar akan disiapkan oleh Danantara," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (15/1/2026).
Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah telah menyiapkan skema penguatan permodalan yang akan didukung oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
BUMN tekstil yang akan dibentuk nantinya diharapkan mampu memperkuat rantai produksi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperluas akses pasar ke berbagai negara.
Melalui integrasi produksi di bawah BUMN baru dan ekspansi pasar global, pemerintah optimistis nilai ekspor industri tekstil dapat menembus USD40 miliar dalam beberapa tahun ke depan.
(DESI ANGRIANI)