AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Ini Penyebab IHSG Ditutup Melemah di Level 6.088

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 28 Juli 2021 17:32 WIB
IHSG ditutup melemah 8,5 poin (-0,14 persen) level 6.088,5. Total 187 emiten yang menguat, 305 yang anjlok, dan 158 yang tidak berubah.
Ini Penyebab IHSG Ditutup Melemah di Level 6.088 (FOTO: MNC Media)
Ini Penyebab IHSG Ditutup Melemah di Level 6.088 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 8,5 poin (-0,14 persen) level 6.088,5. Total 187 emiten yang menguat, 305 yang anjlok, dan 158 yang tidak berubah.

Satu katalis yang memicu pelemahan IHSG menurut analis disebabkan dari hasil revisi International Monetary Fund (IMF) terkait outlook pertumbuah ekonomi Indonesia.

"Kalau kita lihat dari katalis negatif yang datang dari IMF yang merivisi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia, yang tadinya 6,7 persen, menjadi 6,3 persen untuk tahun ini, ini jadi katalis negatif pelemahan indeks," kata Technical Analyst BCA Sekuritas Muhammad Syahrizannas, di Session Closing Market IDXChannel, Rabu (28/7/2021).

Ican, sapaan akrabnya, memandang selama empat hari perdagangan, secara teknikan IHSG mengalami false break.

"Jadi sempat breakout di level 6.100, bahkan tertinggi di 6.166 yaitu pada 23 Juli 2021 lalu," ujarnya.

Selanjutnya sentimen dari dalam negeri, Ican melihat masih ada data ekonomi yang dapat menggairahkan market. Dia menyebut IHSG masih ada potensi bertahan di atas level 6.000.

"Secara teknikal, potensi pergerakan indeks dari tgl 14 juli masih dalam trend bullish dan masih kuat di atas 20-50 jadi indikasi pelemahannya masih minim. Saya rasa untuk pekan ini masih bertahan di potensi atau teritori 6.000, support 6.050, resisten 6.138," ujarnya.

Untuk diketahui, total transaksi perdagangan bursa hari ini mencapai Rp12,4 triliun dari 18,93 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Investor asing masih melakukan penjualan bersih di all market sebesar Rp329,51 miliar. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD