AALI
9325
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
735
ACST
199
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3130
AGAR
322
AGII
2250
AGRO
775
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
102
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1155
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.64
0.8%
+4.28
IHSG
7117.52
0.34%
+24.24
LQ45
1012.87
0.7%
+7.08
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Ini Penyebab IHSG Terkoreksi Lebih Dari 1 Persen

MARKET NEWS
Shelma Rachmahyanti
Rabu, 24 Maret 2021 10:41 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terkoreksi hingga 1,16 persen hingga berada di level 6.180.
Ini Penyebab IHSG Terkoreksi Lebih Dari 1 Persen. (Foto: MNC Media)
Ini Penyebab IHSG Terkoreksi Lebih Dari 1 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terkoreksi hingga 1,16 persen hingga berada di level 6.180. Angka ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan pekan-pekan sebelumnya yang hanya terkoreksi tipis.

Economist PT Panin Sekuritas, Hosianna Evalita Situmorang, menerangkan, hari ini IHSG diprediksi berada di zona merah. Hal ini didorong oleh kondisi market global yang mayoritas mengalami pelemahan.

“Pasti dampaknya terhadap pergerakan bursa di domestik memang kecenderungannya nanti di awal pembukaan kita masih berpotensi masuk ke zona merah. Didrive dari perkembangan di global dan juga kalau kita lihat isu kekhawatiran terhadap fase ketiga,” terangnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (24/3/2021).

Menurut dia, pergerakan IHSG di zona merah ini hanya dalam jangka waktu yang pendek. Ekonom tersebut optimis di tahun 2021 IHSG masih akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Ini memang di short term ya masih akan tetap di zona merah. Kami masih optimis di 2021 ini harusnya IHSG masih lebih baik dibandingkan di kuartal sebelumnya. Sebab masih ditopang dari pemulihan ekonomi jadi harusnya nanti peningkatan aktivitas konsumsi itu juga akan mendorong dari perbaikan kinerja emiten,” ujar Hosianna.

Sementara itu, Hosianna menuturkan, IHSG diprediksi akan rebound di esok hari. Hal ini didorong dari berbagai stimulus yang digelontorkan pemerintah.

“Di sepanjang hari ini kita masih berada di zona merah karena juga harga komoditas kalau kita lihat juga cenderung mayoritas terkontraksi, tapi ini memang hanya di kondisi short term. Karena nanti selanjutnya ini seiring dengan realisasi stimulus pemerintah dari dalam negeri, yang pasti PPnBM juga sudah diperluas ke segmen 2500 cc itu kan per April 2021 ini ya,” ucapnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD