INOV memiliki lima pabrik pengolahan yang tersebar di Tangerang, Mojokerto, Karanganyar, Salatiga, dan Palembang. Limbah yang dikumpulkan perseroan lalu dipilah, dihancurkan, dicuci bersih, lalu dibuat menjadi serpihan untuk kemudian diolah menjadi Re-PSF dan produk turunan lainnya.
Lalu siapa pemilik saham INOV saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Inocycle Technology Group Tbk.
INOV Saham Perusahaan Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, per 31 Desember 2026 pengendali saham INOV adalah PT Samudera Industri dengan kepemilikan sebanyak 1,20 miliar saham, setara 66,38 persen dari total saham terdaftar.
Pemegang saham mayoritas lainnya adalah Sandiana Soemarko dengan kepemilikan sebanyak 186 juta saham, setara 10,32 persen dari total saham. Sementara masyarakat memiliki 384 juta saham INOV, setara 21,26 persen dari total saham.
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham INOV, atau pemilik perusahaan, adalah Jaehyuk Choi, Wonhyuk Choi, dan Victor Sheng Hyeok Choi. Ketiganya tengah aktif menjabat sebagai direksi di perseroan.
INOV mencatatkan sahamnya secara perdana di Bursa Efek Indonesia pada 2019 dengan melepas 608 juta saham di harga penawaran Rp250 per saham. Dari IPO ini perseroan mengantongi dana sebanyak Rp152 miliar.
Pada perdagangan Senin (19/1/2026), INOV diperdagangkan menyentuh auto reject atas untuk kedua kalinya dengan harga Rp244 per saham. Nilai transaksi mencapai Rp27,20 miliar, dengan volume transaksi mencapai 1,20 juta saham diperdagangkan.
Itulah informasi singkat tentang INOV saham perusahaan apa.
(Nadya Kurnia)