AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Intip Potensi Saham INDY, BRIS dan ARTO, Tiga Penghuni Baru LQ45

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Rabu, 10 Agustus 2022 10:03 WIB
PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) didaulat sebagai tiga penghuni baru LQ45.
Intip Potensi Saham INDY, BRIS dan ARTO, Tiga Penghuni Baru LQ45. (Foto: MNC Media)
Intip Potensi Saham INDY, BRIS dan ARTO, Tiga Penghuni Baru LQ45. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) didaulat sebagai tiga penghuni baru LQ45. Mereka masuk ke menjadi saham liquid berdasarkan evaluasi mayor untuk periode Agustus 2022 hingga Januari 2023.

Lantas, seperti apa potensi dari ketiga saham pendatang baru indeks LQ45 ini?

Head of Research FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menyampaikan rekomendasinya untuk tiga saham baru penghuni indeks LQ45 tersebut. Wisnu mengatakan, prospek bisnis energi saat ini masih sangat menarik dengan adanya tren harga komoditas yang tinggi.

Ia menyebut, saham INDY masih menarik untuk dicermati selama tren harga komoditas terutama batu bara masih tinggi, utamanya dalam jangka waktu pendek hingga menengah.

“Sementara jika untuk jangka panjang untuk sektor energi khususnya, sudah ada katalis lainnya seperti energi baru terbarukan,” kata Wisnu dalam Maket Buzz IDX Channel, Rabu (10/8/2022).

Sementara untuk BRIS, Wisnu menilai saham perbankan syariah tersebut masih menarik karena outlook kinerja ke depan masih sangat baik, utamanya dengan melakukan ekspansi ke Dubai.

Selain itu, potensi ekonomi syariah di Indonesia masih cukup tinggi, serta peluang untuk mengakuisisi bank syariah lainnya masih memungkinkan untuk terjadi.

“Terlebih, BRIS ini merupakan market leader untuk perbankan syariah,” kata dia.

Wisnu merekomendasikan buy on weakness pada saham INDY dengan area support terdekat di level 2.600, adapun target harga untuk jangka pendek direkomendasikan di level 3.200. 

Kemudian, ia juga merekomendasikan buy on weakness pada saham BRIS di level 1.370, dengan target harga 1.800. Selanjutnya, buy on weakness juga disarankan pada saham ARTO di level 10.100 dengan target harga 12.000. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD