AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Jangan Beli Kucing dalam Karung, Pahami Seluk Beluk Saham IPO!

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Sabtu, 18 Juni 2022 09:06 WIB
MNC Sekuritas senantiasa memberikan informasi penting mengenai investasi pasar modal, termasuk proses investasi pada saham yang akan IPO.
Jangan Beli Kucing dalam Karung, Pahami Seluk Beluk Saham IPO! (Foto: MNC Media)
Jangan Beli Kucing dalam Karung, Pahami Seluk Beluk Saham IPO! (Foto: MNC Media)

IDXChannel - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Sejalan dengan hal tersebut, MNC Sekuritas senantiasa memberikan informasi penting mengenai investasi pasar modal, termasuk proses investasi pada saham yang akan Initial Public Offering (IPO). 

IPO sendiri merupakan salah satu pilihan pendanaan bagi perusahaan yang membutuhkan tambahan modal dan ingin meningkatkan nilai perusahaan. Selain itu, perusahaan yang melakukan IPO juga memiliki potensi untuk bertumbuh dan melakukan ekspansi pasar.

Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi pada salah satu saham yang akan IPO, pastikan Anda telah memahami seluk beluk perusahaan tersebut. Berikut 3 tips dari MNC Sekuritas untuk Anda yang tertarik berinvestasi di saham yang akan melantai di bursa:

1. Membaca Prospektus

Salah satu hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih saham IPO adalah membaca prospektusnya terlebih dahulu. Secara umum, prospektus merupakan dokumen yang wajib untuk diserahkan oleh calon emiten kepada Bursa Efek Indonesia. Dokumen ini diserahkan sebelum suatu perusahaan melakukan penawaran umum perdana atau IPO. Prospektus sendiri berisi tujuan investasi, strategi, kinerja perusahaan serta manajemen.

2. Memperhatikan Teaser

Selain membaca prospektus, Anda juga perlu memperhatikan teaser sebelum memutuskan untuk membeli saham IPO suatu perusahaan. Teaser merupakan dokumen yang bertujuan untuk menarik minat pasar sasaran investasi. Berbeda dengan Prospektus yang berisi puluhan halaman, Teaser seringkali lebih singkat dan memberikan gambaran besar bagian positif suatu perusahaan yang dapat memengaruhi calon pembeli.

3. Melihat Industri dan Model Bisnis

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah analisis terhadap industri dan bisnis model perusahaan. Anda perlu memahami bisnis dari perusahaan tersebut. Selain itu, Anda juga sebaiknya memperhatikan kondisi, isu, rumor serta hal lain yang berkaitan pada kondisi keuangan emiten di masa depan. Anda dapat melihatnya melalui website perusahaan, sehingga informasi yang didapat pun lebih akurat.

Sudah siap untuk berpartisipasi dan membeli saham perusahaan yang akan IPO? Segera buka rekening saham Anda melalui aplikasi MotionTrade. Melalui fitur Open an Account, Anda dapat membuka rekening saham dimana pun dan kapan pun secara full online! 

Nikmati layanan investasi saham dan reksa dana dari #MNCSekuritas dengan segera mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest with The Best! (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD