AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Jangan Kudet, Catat 15 Bahasa Gaul Dalam Investasi Saham

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 23 November 2021 14:37 WIB
Bahasa gaul dalam investasi pasti sering Anda dengar, seperti ‘cuan’, saham yang ‘nyangkut’, ‘serok saham’, ‘saham gocap’, hingga ‘saham gorengan’.
Jangan Kudet, Catat 15 Bahasa Gaul Dalam Investasi Saham. (Foto: Bahasa Gaul Dalam Investasi Saham)
Jangan Kudet, Catat 15 Bahasa Gaul Dalam Investasi Saham. (Foto: Bahasa Gaul Dalam Investasi Saham)

IDXChannel - Bahasa gaul dalam investasi pasti sering Anda dengar, seperti ‘cuan’, saham yang ‘nyangkut’, ‘serok saham’, ‘saham gocap’, hingga ‘saham gorengan’. Biasanya kata-kata ini sering diucapkan atau muncul di forum saham seperti grup WhatsApp, Telegram, Instagram, hingga forum diskusi di Facebook.

Bagi investor pemula atau dalam kata gaulnya adalah investor ‘Newbie’, pasti agak kurang akrab dengan istilah-istilah seperti ‘boncos’ yang berarti kerugian yang dialami investor, kemudian HAKA, ARB, dan HAKI, yang sering terdengar.

Sekadar informasi bahwa Investasi pada umumnya merupakan aksi penanaman modal kepada suatu perusahaan dengan tujuan menambah aset kekayaan investor maupun bisnis suatu perusahaan. Berikut beberapa bahasa gaul dalam investasi yang kerap kali digunakan dalam forum saham:

1. (Avg Down) Average Down
Avg Down merupakan bahasa gaul dari Average Down yang merupakan salah satu strategi investasi. Strategi Avg Down ini menjadi sistem dimana seorang investor membeli lagi suatu saham ketika harganya menurun, dengan target mengurangi harga rata-rata saham tersebut dalam portofolio. 

2. Bandar
Para investor lama pasti tidak asing dengan kata “Bandar”. Bandar merupakan pihak yang memiliki modal besar dan peluang untuk menggerakkan harga saham dilantai bursa. Istilah Bandar ini tidak tertuju pada suatu institusi atau lembaga tertentu, istilah Bandar ini bisa saja digunakan untuk suatu perusahaan, sekuritas, manajer investasi, suatu emiten, yang menggerakan harga saham dengan jumlah modal yang besar. 

3. Bearish
Selanjutnya, bahasa gaul dalam kamus investasi lainnya yaitu Bearish. Istilah kecenderungan indeks atau harga saham menurun ini diadaptasi dari bahasa asing yang diciptakan dari perbandingan antara penurunan harga saham dengan cara hewan beruang menyerang lawan lainnya.

4. Breakout
Istilah gaul lainnya yang berkaitan dengan analisis teknikal, yakni Breakout. Kata Breakout ini sendiri merupakan pergerakan indeks atau harga saham yang melewati tingkat support atau resistance suatu saham tertentu pada grafik.

5. Boncos/Cut Loss
Kata Boncos sering kali digunakan para investor jika portofolio yang dimilikinya sedang turun atau minus. Boncos juga dapat diartikan sebagai tindakan investor yang menjual saham mereka di bawah harga beli dan jadi merugi, atau kata lainnya adalah “cut loss”.

6. Bullish
Bullish merupakan istilah gaul untuk aksi investor atas kecenderungan indeks atau harga saham yang bergerak naik. 

7. Blue Chip / Saham Lapis Satu
Tentunya para investor sudah taka sing dengan kata Blue Chip? Blue chip atau Saham Lapis Satu merupakan saham-saham unggulan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan saham-saham yang diterbitkan oleh perusahaan besar dengan pendapatan yang stabil dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar. 

Adapun beberapa contoh saham blue chip terdaftar di BEI yaitu lain Unilever Indonesia (UNVR), Bank BCA (BBCA), Bank BRI (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan HM Sampoerna (HMSP). 

8. Cuan
“Cuan” sering kali diartikan sebagai sebuah keuntungan berbentuk uang. Dalam kamus gaul investasi, “Cuan” merupakan kebalikan dari kata “Boncos”. Karena kata Cuan dalam istilah investasi berarti take profit atau investor yang menjual saham di atas harga belinya.

9. Gorengan
Saham Gorengan biasanya diartikan sebagai saham hasil permainan Bandar. Karena, Saham Gorengan ini memiliki ciri-ciri seperti kenaikan volume perdagangan harian yang secara tidak wajar, atau harga sahamnya meningkat tanpa basis fundamental perusahaan yang kuat.

10. Hajar Kanan
Hajar kanan merupakan tindakan investor yang memasang order beli saham dengan harga tertinggi di dalam kolom offer yang berada di sisi kanan pada setiap tampilan platform trading saham.

11. Hajar Kiri
Sedangkan Hajar Kiri merupakan istilah untuk aksi investor yang memasang order jual saham dengan harga rendah di kolom bid. Yang berada di sisi kiri tampilan platform trading atau investasi saham.

12. Hold
Hold merupakan istilah gaul investasi yang dimana investor mempertahankan saham yang telah ia beli meskipun keadaan pasar atau saham yang ia miliki sedang reli atau menurun.

13. Market Reli
Market Reli merupakan pergerakan indeks atau harga saham yang melaju ke satu arah saja, baik naik maupun turun dan diiringi dengan kenaikan volume perdagangan saham di bursa.

14. Nyangkut
Istilah “nyangkut” merupakan situasi yang sangat sering dialami para investor. Istilah “nyangkut” biasa terjadi ketika investor telanjur membeli atau mengkoleksi saham suatu perusahaan di harga yang lebih tinggi dari kondisi saham saat ini. Biasanya dalam menyikapi istilah nyangkut ini, para investor memiliki pilihan antara melakukan hold, average down, ataupun cut loss dan mengalami kerugian.

15. Serok Bawah
Istilah gaul lainnya yakni “serok bawah”. Dimana aksi serok bawah ini merupakan istilah untuk aksi investor yang membeli saham dengan harga yang dianggap sebagai posisi atau harga terendah bagi suatu saham perusahaan. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD