Tak hanya itu, menurut Hadi, SIG juga menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kebutuhan karyawan perempuan, seperti cuti melahirkan, ruang laktasi, dan dispensasi haid.
Selain itu, SIG juga membentuk komunitas karyawan perempuan Srikandi SIG, sebagai wadah pemberdayaan dan pengembangan talenta melalui berbagai program pembelajaran.
"Sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, SIG juga menerapkan Respectful Workplace Policy untuk melindungi seluruh insan perusahaan dari segala bentuk pelecehan dan kekerasan. Dengan demikian, tercipta lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan produktif," ujar Hadi.
(taufan sukma)