Baku tembak terjadi ketika Washington menunggu tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian terbaru, yang tidak membahas sejumlah isu kontroversial termasuk tuntutan AS untuk membuka kembali selat tersebut.
Kemudian, para pejabat Federal Reserve (Fed) memberikan pernyataan yang berbeda. Beth Hammack dari Fed Cleveland menyatakan bahwa suku bunga "akan tetap stabil untuk beberapa waktu,". Mary Daly dari Fed San Francisco beralih ke sikap netral hingga agresif, mengatakan bahwa dia berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen Fed. Pada saat yang sama, Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan inflasi terlalu tinggi.
Hari ini fokus pasar adalah data ketenagakerjaan AS untuk April, yang akan dirilis malam nanti pukul 19.30 WIB. Para ekonom memperkirakan peningkatan 62.000 pekerjaan untuk bulan April, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,3 persen.
Laporan ini mungkin akan menentukan langkah selanjutnya dari The Fed terkait kebijakan suku bunga.
Dari sentimen domestik, utang pemerintah sampai dengan 31 Maret 2026 tembus Rp9.920,42 triliun. Posisi ini naik hampir 3 persen dari level periode sampai Desember 2025 yaitu Rp9.637,9 triliun. Posisi utang pemerintah sampai akhir kuartal I-2026 itu setara dengan 40,75 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).