Teknologi tersebut digunakan untuk predictive maintenance dan pemantauan kondisi mesin produksi secara real time guna mendeteksi potensi gangguan lebih dini, mengurangi downtime, serta mengoptimalkan pemeliharaan aset.
Hasil uji coba (Proof of Concept/PoC) menunjukkan tingkat kepuasan Kalbe mencapai 8 dari 10, dengan dua dari tiga target utama berhasil dicapai.
Engineering Group Head PT Kalbe Farma Tbk Ronald Effendi mengatakan sistem SIAT mampu mengintegrasikan dan mengolah data secara komprehensif sehingga membuka peluang optimalisasi aset digital sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di industri farmasi. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.