IDXChannel - Saat debut perdana di Bursa Tadawul, Arab Saudi, harga saham Aramco melesat hingga 10% pada sesi pre-opening.
Pada sesi pre-opening Rabu (11/12/2019) yang biasanya berlangsung 30 menit harus molor menjadi satu jam. Hal itu terjadi akibat aksi beli sangat tinggi hingga menyentuh batas atas 10%. Kenaikan harga saham tersebut membuat nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai USD1,88 triliun atau sekitar Rp26.000 triliun.
Sekadar diketahui, Aramco melego 1,5% sahamnya kepada pubik lewat bursa lokal. Dari hasil penjualan saham tersebut, perusahaan milik negara diperkirakan akan meraup dana segar mencapai Rp360 triliun dengan valuasi perusahaan Rp23.800 triliun.
Dengan nilai kapitalisasi pasar Aramco tersebut, menjadikannya yang terbesar di dunia. Aksi korporasi tersebut menyalip nilai yang pernah dicapai Microsoft dan Apple.
Saham Aramco yang beredar bebas di publik (free float) masih sangat minim karena 98,5% dikuasai pemerintah Saudi Arabia. Sebagai perbandingan, 88% saham Apple dimiliki publik. Bahkan, Facebook memiliki saham free float hingga 98,8%. (*)