Penjualan tunggal terbesar adalah penjualan lahan seluas 6 hektare kepada Perusahaan Korea di sektor Personal Care dan 4 hektare kepada sebuah perusahaan Indonesia di sektor data center.
Kendal menyumbang marketing sales sebesar Rp2,51 triliun dari 142 hektare lahan di 2025, meningkat sekitar 17 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,14 triliun.
Di Kendal, investor asing mendominasi dengan kontribusi sekitar 89 persen dari total nilai penjualan pemasaran 2025, yang terutama berasal dari China, Hong Kong, dan Taiwan, sementara investor domestik menyumbang 11 persen sisanya.
Transaksi terbesar di kawasan Kendal sepanjang tahun 2025 mencakup penjualan lahan kepada perusahaan asal China untuk sektor industri ban seluas 8 hektare, bahan bangunan seluas 7 hektare, serta furnitur seluas 13 hektare.
Selain dari China, Perseroan juga mencatatkan penjualan lahan
seluas 12 hektare kepada perusahaan furnitur asal Indonesia, serta satu transaksi penjualan lahan seluas 13 hektare kepada perusahaan kemasan asal Hong Kong.
(DESI ANGRIANI)