IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun tajam pada Senin (30/3/2026) pagi, melanjutkan penurunan menjadi tiga hari berturut-turut, seiring pasar global khawatir terhadap dampak perang Timur Tengah yang memicu risiko stagflasi global.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.53 WIB, IHSG merosot 1,89 persen ke bawah level psikologis 7.000, tepatnya 6.962,80.
Bahkan, indeks acuan tersebut sempat menyentuh level terendah harian di 6.945,50, turun 2,14 persen dibandingkan posisi Jumat pekan lalu.
Sebanyak 529 saham melemah, 134 saham menguat, dan 295 sisanya stagnan.
Saham konglomerat macam Grup Barito hingga Sinarmas dan bank-bank besar menjadi beban IHSG pagi ini.
Bursa saham Asia juga turun tajam pagi ini.
Indeks saham Jepang memimpin pelemahan. Nikkei anjlok sekitar 4,6 persen dan sempat turun lebih dari 5 persen, menghapus seluruh kenaikan sepanjang tahun ini, sementara Topix merosot 4,5 persen.