sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KIJA Raup Marketing Sales Rp3,6 Triliun Sepanjang 2025 Ditopang Kawasan Industri Cikarang

Market news editor Desi Angriani
09/02/2026 20:10 WIB
Kawasan industri di Cikarang berkontribusi signifikan dengan marketing sales yang mencapai Rp1,1 triliun.
KIJA Raup Marketing Sales Rp3,6 Triliun Sepanjang 2025 Ditopang Kawasan Industri Cikarang (Foto:
KIJA Raup Marketing Sales Rp3,6 Triliun Sepanjang 2025 Ditopang Kawasan Industri Cikarang (Foto:

IDXChannel - PT Jababeka Tbk (KIJA) membukukan marketing sales sebesar Rp3,6 triliun sepanjang 2025, naik 13 persen dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp3,19 triliun. 

Dalam laporan yang dipublikasikan, Senin (9/2/2026) kawasan industri di Cikarang berkontribusi signifikan dengan marketing sales yang mencapai Rp1,1 triliun atau meningkat sekitar 5 persen.

Ini berasal dari penjualan lahan dengan total luas 21,2 hektare di seluruh segmen. Di mana penjualan tanah matang kawasan industri senilai Rp567,4 miliar dengan lahan seluas 18 hektare.  

Sementara untuk produk tanah dan bangunan sebesar Rp365,4 miliar, berasal dari bangunan pabrik (Standard Factory Building) dan produk residensial komersial masing-masing sebesar Rp292,7 miliar dan Rp72,7 miliar. 

Dari penjualan tanah matang dan bangunan pabrik (standard factory building) yang totalnya mencapai Rp860 miliar, 48 persen investor domestik sedangkan 52 persen berasal dari investor asing (terutama dari Korea dan China). 

Penjualan tunggal terbesar adalah penjualan lahan seluas 6 hektare kepada Perusahaan Korea di sektor Personal Care dan 4 hektare kepada sebuah perusahaan Indonesia di sektor data center.

Kendal menyumbang marketing sales sebesar Rp2,51 triliun dari 142 hektare lahan di 2025, meningkat sekitar 17 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,14 triliun. 

Di Kendal, investor asing mendominasi dengan kontribusi sekitar 89 persen dari total nilai penjualan pemasaran 2025, yang terutama berasal dari China, Hong Kong, dan Taiwan, sementara investor domestik menyumbang 11 persen sisanya. 

Transaksi terbesar di kawasan Kendal sepanjang tahun 2025 mencakup penjualan lahan kepada perusahaan asal China untuk sektor industri ban seluas 8 hektare, bahan bangunan seluas 7 hektare, serta furnitur seluas 13 hektare. 

Selain dari China, Perseroan juga mencatatkan penjualan lahan
seluas 12 hektare kepada perusahaan furnitur asal Indonesia, serta satu transaksi penjualan lahan seluas 13 hektare kepada perusahaan kemasan asal Hong Kong.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement