AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Kinerja Membaik, Timah (TINS) Cetak Laba Rp10,34 M di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 07 Mei 2021 11:12 WIB
Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Timah mencatatkan laba sebesar Rp10,34 miliar.
Kinerja Membaik, Timah (TINS) Cetak Laba Rp10,34 M di Kuartal I-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Timah Tbk (TINS) meraih laba pada kuartal I-2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Timah mencatatkan laba sebesar Rp10,34 miliar atau berbalik arah dibanding 31 Maret 2020 dengan rugi sebesar Rp412,85 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,44 triliun atau turun 44,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,42 triliun dengan laba per saham dasar Rp1.

Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas penjualan ekspor dan penjualan lokal. Penjualan ekspor menjadi kontributor utama penjualan sebesar Rp2,02 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp4,20 triliun. Kemudian, penjualan lokal tercatat Rp242,83 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp219,03 miliar.

Adapun rincian pelanggan yang memiliki transaksi pendapatan lebih dari 10 persen dari jumlah pendapatan usaha berasal dari MIND ID Trading Pte Ltd sebesar Rp890,83 miliar dan Traxys Europe SA sebesar Rp129,23 miliar.

TINS mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal I-2021 menjadi Rp2,12 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp4,62 triliun. Beban umum dan administrasi juga menurun menjadi Rp171,93 miliar dari sebelumnya Rp213,64 miliar, serta beban keuangan turun menjadi Rp98,56 miliar dari sebelumnya Rp214,36 miliar.

Sementara itu, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp972,99 miliar, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp147 miliar dan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp923,54 miliar.

Timah mencatatkan liabilitas sebesar Rp8,58 triliun dan ekuitas Rp5,04 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp13,63 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp14,51 triliun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD