Liabilitas juga meningkat 11 persen menjadi Rp68,7 triliun. Hal ini disebabkan oleh kenaikan utang usaha menjadi Rp5,4 triliun dan munculnya utang dividen sebesar Rp4,34 triliun. Utang obligasi juga ikut naik menjadi Rp48,9 triliun.
Hingga akhir Juni, ekuitas tumbuh 2,4 persen menjadi Rp52,77 triliun, terutama akibat kenaikan saldo laba seiring konsistensi perseroan menghasilkan laba setiap kuartal.
(Rahmat Fiansyah)