sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Laba Indah Kiat (INKP) Naik pada 2025, Tjiwi Kimia (TKIM) Koreksi

Market news editor Rahmat Fiansyah
22/03/2026 16:45 WIB
Dua emiten kertas milik Sinarmas Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencatat kinerja berbeda.
Dua emiten kertas milik Sinarmas Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencatat kinerja berbeda. (Foto: Ist)
Dua emiten kertas milik Sinarmas Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencatat kinerja berbeda. (Foto: Ist)

IDXChannel - Dua emiten kertas milik Sinarmas Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencatat kinerja berbeda sepanjang 2025. INKP selama ini fokus bergerak di sektor upstream, sedangkan TKIM lebih dekat ke sektor downstream.

Dalam laporan keuangan yang dikutip Minggu (22/3/2026), penjualan INKP dan TKIM sama-sama turun tipis. Penjualan bersih INKP turun 0,8 persen menjadi USD3,17 miliar, sementara TKIM terkoreksi sekitar 0,04 persen ke USD984,7 juta.

Sepanjang 2025, INKP mencatat kenaikan penjualan di seluruh segmen yang mencakup pulp, kertas budaya, serta kertas industri, tisu, & dan lain-lain. Senada, TKIM yang fokus menjual kertas budaya dan kertas industri juga mencatat kenaikan volume penjualan di seluruh lini.

Penjualan ekspor INKP relatif stabil dengan porsi 55 persen dan 45 persen lokal. Sementara itu, porsi penjualan ekspor TKIM meningkat dari 54 persen menjadi 57 persen.

Meski nilai penjualan turun, laba bruto kedua perusahaan naik seiring efisiensi pada beban pokok pendapatan di tengah volume yang meningkat. Laba kotor INKP naik 0,3 persen menjadi USD1,02 miliar, sementara TKIM tumbuh 2 persen menjadi USD150,9 juta.

Sementara laba bersih INKP naik 12 persen menjadi USD453 juta, sementara laba bersih TKIM justru turun 7,2 persen menjadi USD275 juta. 

Perbedaan keduanya terletak pada beban operasional di mana TKIM mencatat kenaikan pada beban penjualan (+20 persen) sementara INKP mencatat penurunan di pos yang sama (-4 persen).

Dari sisi neraca, aset INKP dan TKIM sama-sama meningkat. Namun, kas dan setara keduanya justru turun. Kas dan setara kas INKP turun 31 persen menjadi USD1,22 miliar, sedangkan kas TKIM juga berkurang 39 persen menjadi USD114 juta dalam satu tahun terakhir.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement