Adapun kinerja Indosat sepanjang 2025 menunjukkan pemulihan yang solid, terutama didorong oleh kenaikan average revenue per user (ARPU) yang kuat.
Di mana ISAT membukukan laba bersih Rp5,5 triliun sepanjang 2025, naik 12 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Rp4,9 triliun pada tahun sebelumnya.
"Pertumbuhan laba bersih dan penguatan margin dinilai mencerminkan berlanjutnya perbaikan dinamika persaingan harga di industri telekomunikasi," tulis Stockbit.
Secara operasional, laba usaha tercatat stabil di level Rp10,8 triliun. Capaian tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan 1 persen (yoy) serta efisiensi beban operasional (opex) yang turun 10 persen (yoy), meskipun beban pokok pendapatan meningkat 4 persen (yoy).
Total pendapatan ISAT pada 2025 mencapai Rp56,51 triliun. Kontributor terbesar berasal dari segmen selular sebesar Rp47,35 triliun, disusul segmen multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) sebesar Rp8,34 triliun, serta telekomunikasi tetap Rp817,6 miliar.