Direktur Utama SUNI Willy Johan Chandra menyatakan, perseroan masih dalam jalur pertumbuhan yang diharapkan dan masih dalam pencapaian level laba yang cukup solid. Jika melihat rata-rata penjualan maupun laba dalam beberapa tahun ini masih cukup baik dan masih dalam koridor rencana strategis perseroan.
Menurutnya, perolehan laba yang signifikan selama dua tahun terakhir ini sangat mendukung untuk pembiayaan pembangunan pabrik ke-2 RTM dan kemampuan perseroan untuk membagikan dividen.
“Saat ini perseroan masih memprioritaskan peningkatan kapasitas produksi internal melalui anak perusahaannya, PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM). Fasilitas pabrik ke-2 RTM ditargetkan mulai beroperasi pada semester ke-2 di 2026," ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (1/4/2026).
Hingga saat ini, kata dia, pembangunan fisiknya secara umum telah selesai. Progres konstruksi 2025 berjalan sesuai dengan rencana, termasuk pemasangan mesin-mesin dan peralatan di pabrik baru tersebut.