AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Lion Air Dilecehkan Boeing, Rusdi Kirana Marah dan Siap Berpaling ke Airbus

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Selasa, 16 April 2019 19:45 WIB
Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana marah dengan perlakuan Boeing pasca kejadian kecelakaan pesawat 737 MAX 8 pada akhir Oktober 2018.
Lion Air Dilecehkan Boeing, Rusdi Kirana Marah dan Siap Berpaling ke Airbus. (Foto: Ist)
Lion Air Dilecehkan Boeing, Rusdi Kirana Marah dan Siap Berpaling ke Airbus. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana marah dengan perlakuan Boeing pasca kejadian kecelakaan pesawat 737 MAX 8 pada akhir Oktober 2018. Boeing dinilainya melecehkan maskapai berbiaya rendah itu.

Dikatakan Rusdi, Boeing tidak konsisten dengan sikapnya. Pada awal belum lama kecelakaan fatal terjadi, Boeing menuding pilot sebagai penyebabnya. Namun belakangan, pabrikan pesawat itu justru meminta maaf.

Rusdi Kirana juga menuding Boeing hanya memanfaatkan Lion Air yang telah menghabiskan puluhan miliar Dolar AS untuk membeli pesawat Boeing 737 seri MAX. Lion Air diketahui telah menerima 187 unit pesawat dan 200 lainnya dalam pemesanan.

“Mereka memandang rendah maskapai saya dan negara saya meskipun hubungan kedua negara terjalin dengan baik. Mereka memperlakukan kami seperti Negara Dunia Ketiga," kata Rusdi kepada Reuters, Selasa (16/4).

Rusdi sebelumnya juga pernah meluapkan kemarahannya kepada Boeing dan mengancam akan mengalihkan pesanan ke Airbus. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut.

“Mereka juga memandang rendah saya. Mereka melihat saya sebagai ATM mereka,” katanya.

Pernyataan Rusdi tersebut menjadi yang paling keras sejauh ini. Terkait komentar tersebut, CEO Boeing, Dennis Muilenburg mengatakan, Boeing masih merasa berduka atas kecelakaan tragis Lion Air. Dia juga memuji Rusdi.

“Rusdi Kirana selama ini menjadi pemimpin dan pionir di industri aviasi Asia. Dia dan timnya tetap menjadi mitra paling penting bagi Boeing,” imbuh Dennis. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD