IDXChannel - Investor kawakan, Lo Kheng Hong (LKH) tercatat melakukan akumulasi saham PT Intiland Development Tbk (DILD) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Manuver itu dilakukan di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus melemah yang dimanfaatkan untuk melakukan aksi beli.
Pria yang kerap disapa Pak Lo itu memborong saham DILD senilai Rp2 miliar. Dia menembus saham emiten properti tersebut pada harga Rp129 untuk 15,18 juta saham.
"Tujuan dari transaksi untuk investasi," kata Lo dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (18/5/2026).
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Lo pada DILD kembali bertambah menjadi 733,69 juta saham. Jumlah itu setara dengan 7,08 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor perseroan.
Sementara dalam data terbaru yang dirilis Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Lo memiliki 750,52 juta saham DILD atau ekuvalen dengan 7,24 persen. Dia aktif melakukan pembelian secara reguler saham DILD sejak akhir 2025 yang berlanjut hingg saat ini.
Selain DILD, Lo juga memborong saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Mengacu data KSEI, dia membeli 692.100 saham GJTL pada periode 11-12 Mei 2026.
Saham GJTL merupakan salah satu favoritnya. Dia juga aktif membeli saham emiten produsen ban tersebut hampir setiap bulan sehingga kepemilikannya naik menjadi 234,92 juta saham atau 6,74 persen.
LKH tercatat memiliki lima saham dengan porsi kepemilikan di atas lima persen. Di samping DILD dan GJTL, ada PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT ABM Investama Tbk (ABMM), dan PT Salim Ivomas Putra Tbk (SIMP).
Kepemilikannya terkuak lebih banyak setelah BEI membuka data kepemilikan saham di atas 1 persen. Ada 13 saham yang dikoleksi LKH mulai dari PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) hingga PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).
(Rahmat Fiansyah)