Circuit breaker tersebut menjadi yang kedua kali diaktifkan pada indeks itu bulan ini, setelah sebelumnya juga dipicu pada Rabu, untuk pertama kalinya sejak Agustus 2024.
Shanghai Composite juga tertekan 1,53 persen, Hang Seng Hong Kong tumbang 3,10 persen, ASX 200 Australia minus 4,28 persen, dan STI Singapura tergerus 2,48 persen.
Harga minyak melonjak tajam seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan.
Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), acuan utama minyak Amerika Serikat, naik 17,4 persen menjadi USD106,80 per barel.
Sementara itu, Brent Crude menguat 15,65 persen ke level USD107,20 per barel. Kedua acuan tersebut mencapai level yang terakhir terlihat pada awal invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.