Harga minyak sawit biasanya mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena saling bersaing dalam pangsa pasar minyak nabati global.
Sementara itu, ringgit Malaysia, mata uang perdagangan kontrak tersebut, melemah 0,61 persen terhadap dolar AS, sehingga membuat minyak sawit lebih murah bagi pemegang mata uang asing. (Aldo Fernando)